Feeds:
Tulisan
Komentar

Hari Minggu 14 Desember 2008, siang setelah menghadiri resepsi pernikahan rekan kerja kami di  BMG Yogya Ari Sungkowo di Srandakan, kita rombongan pegawai BMG Yogya dan Keluarga main ke Pantai Depok Parangtritis Bantul, Jadi ingat punya Sahabat Bakosurtanal yang bertugas di Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis, Pak Anto, lengkapnya pak Gunadi Yunianto, kita telpon beliau, terus kita mampir ke kantornya, wah keren, Laboratorium ini berguna untuk aktivitas ilmiah dan kegiatan rekreasi, dimana di tempat tersebut terdapat fenomena alam, gumuk pasir dan di museum tersebut juga dilengkapi beberapa instrumen dan pustaka tentang geospasial dan ilmu kebumian.

parangtritis1

Yogyakarta Surabaya PP

Setiap Jum’at Sore saya dari jogja pergi menuju surabaya ketemu istri, kemudian minggu malam balik lagi dari surabaya ke jogja kembali ketempat kerja, he3x, :) kayak pesawat ulang alik aja ya. Tapi tetep enjoy, menikmati traveling, dan banyak hal-hal baru yang ditemui selama perjalanan.

bis eka
bis eka

Ada beberapa pilihan transportasi umum antara Yogyakarta ke Surabaya dengan jarak sekitar 300 Km, Yang Paling Cepet Lewat Udara, hanya perlu waktu 1 Jam, ada 2 kali penerbangan yaitu pagi dengan lion/wings air dan sore dengan batavia air. Harga tiket sekitar termurah 300 ribuan.

Yang Kedua dengan Transportasi Darat ada bis, angkutan travel dan kereta api dengan waktu perjalanan 6 hingga 8 jam. 
Kereta Api kelas eksekutif dan bisnis, yang jam berangkatnya pagi hingga sore hari dari jogja adalah argo wilis,  sancaka pagi dan sancaka sore. Harga Tiket sancaka kelas bisnis Rp. 60.000, dan kelas eksekutif Rp. 100.000.
Kalo bis yang AC ada Bis Eka, bis nya enak, langsung dari surabaya ke jogja, gak pernah berhenti cari penumpang, hanya berhenti saat makan di Rumah Makan Duta Ngawi, kalo dari Jogja ke Surabaya bis eka berhenti di terminal solo sekitar 15 menit,  Harga Tiket Surabaya Jogja Rp. 66.000  Rp. 62.000 plus dapat makan.
Mana yang enak, masing-masing ada keunikannya, kereta sancaka cepet dan lancar, bis eka AC nya bisa di atur, kecuali bis Eka model yang lama, yang lubang AC nya gak bisa di tutup, kalo bis Eka yang karoseri Tentrem yang baru, agak sempit jarak antar kursinya, paling enak bis Eka yang dari Surabaya sekitar jam 9 malam, empuk banget suspensi nya dan gak ada suara sama sekali di kabin tempat duduk.
Ok. Go Traveling.

Jika kita amati di pantai, air laut selalu mengalami perubahan pasang dan surut terhadap pantai di daratan. Hal ini disebabkan oleh gaya tarik menarik atau gaya gravitasi benda-benda astronomis yaitu bulan, matahari dan benda astronomis yang lain terhadap bumi.

Data Pasang Surut Saat Ini (Real Time)  bisa kita dapatkan di Internet, yaitu di website University of Hawai’i.

Terdapat pengamatan Pasang Surut Real Time di beberapa Titik di Indonesia Yaitu :

1. Cilacap, Jawa Tengah

2. Benoa, Denpasar, Bali

3. Prigi, Jawa Timur

4. Sabang, Aceh

5. Sibolga, Sumatera Utara

6. Padang, Sumatera Barat

Cara Membaca data tersebut adalah di garis mendatar sumbu x adalah menunjukkan waktu atau hari ke-, dihitung dari 1 Januari, contoh tanggal 2 Februari adalah hari ke-33 dan seterusnya sampai hari ke 365 atau 366, sedangkan sumbu y atau garis tegak adalah menunjukkan tinggi permukaan air laut dipantai , bisa kita lihat perhari dengan meng-klik di garis pada hari yang kita inginkan.

Berikut ini link blog/website yang membahas tentang pasang surut air laut, semoga bermanfaat.

Heron Surbakti 

Kesha

Wikipedia

 

WiFi Gratis di Yogyakarta

Wifi gratis membuat kita bisa ber - internet dengan efektif dan efisien. Saat kita berada di area yang tersedia Wifi Gratis, dengan menggunakan Laptop yang ada fasilitas Wifi internal atau eksternal, langsung internet bisa digunakan.

Semua nya gratis. Memang kemajuan teknologi memberi kita banyak kemudahan, dan Internet merupakan sarana yang memberi banyak manfaat, asal kita menggunakan dengan baik dan benar.

Berikut ini beberapa lokasi di yogyakarta yang tersedia Wifi Gratis :

* Galeria Mall
   Jl. Sudirman Yogya

* Ambarrukmo Plasa
   Jl.Laksda Adisucipto, Yogyakarta

* Natour Garuda Hotel.
   Jl. Malioboro Yogya

* JogjaTronik
   Jl. Brigjend Katamso, Yogyakarta
   di sini terdapat sekitar 5 Access point, dengan sinyal yang sangat kuat, bahkan sampai di seberang jalan (di dealer Honda dan Suzuki masih kuat sinyalnya). 

* Saphire Square Mall
   Jl. Laksda Adisutjipto, Yogyakarta.

Selamat ber – Wifi, semoga bermanfaat.

Saat ini musim hujan, tentu semua ingin tahu seberapa deras hujan akan mengguyur, besok pagi masih hujan atau sudah reda, sehingga jemuran baju bisa kering. :) Dengan internet anda bisa menjawabnya sendiri. Berikut ini cara meramal cuaca dengan bahan materi yang ada di internet, sehingga anda tahu malam tahun baru besok hujan atau cerah. bisa dilihat di website Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Klik situs BMG Indonesia , atau jika Anda ingin menganalisis sendiri, bisa gunakan beberapa fasilitas di bawah ini.

Informasi yang tersaji ini memiliki tingkat akurasi yang rendah dan merupakan data secara global dan umum, untuk kualitas prakiraan yang lebih baik diperlukan pengamatan (observasi) cuaca permukaan di lokasi setempat, yang dilakukan oleh kantor2 BMG setempat. Informasi ini hanya merupakan ringkasan dan gambaran singkat yang sangat tidak detail.

1. Gambar ini adalah FOTO SATELIT CUACA yang memberi informasi secara umum daerah mana yang tertutup oleh awan

animasi-cuaca-oke.gif

 

Skala suhu tampak pada sebelah kiri berupa degradasi warna. Warna gelap menunjukkan suhu yang panas. Semakin terang warnanya, maka suhu semakin dingin. Warna biru artinya cuaca cerah.

Perhatikan, ada garis lekuk-lekuk putih. Itulah gambar daratan. Jika di atas daratan tampak warna biru, berarti cuaca di daerah tersebut cerah. Jika berwarna oranye, berarti hujan.

Foto satelit ini berubah setiap jam, jadi jika ingin tahu perubahan cuaca, klik saja refresh pada halaman foto satelit tadi.

2. Peta Tekanan Udara/Angin, memberi informasi lokasi yang memiliki tekanan udara rendah, tekanan udara rendah diberi tanda huruf L, berarti di sekitar lokasi tersebut angin dan awan akan berkumpul yang berakibat hujan dan mungkin terjadi angin kencang/badai. Kalau ada kemungkinan badai, akan muncul tulisan atau tanda di peta itu. Peta ini bisa didapat di Peta Angin BMG

3. BMG Indonesia juga memiliki sensor pengamat cuaca otomatis.  Dengan Automatic Weather System ini dapat menunjukkan data cuaca saat ini (real time) dari sensor pengamat cuaca otomatis BMG. Untuk mendapatkan informasi nya, silahkan hubungi kantor BMG Terdekat di kota anda.

Ok, silakan lihat dulu ramalan cuaca sebelum merancang acara malam tahun baruan, mau makan2 dirumah atau jalan2 muter2 kota, berlibur, berlayar, dll semua tergantung cuaca. Selamat memanfaatkan data ramalan cuaca, semoga bisa membantu. Good luck ;-)

Saat ini kita memasuki pergantian musim dari kemarau ke hujan. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan tentunya, Sedia payung sebelum hujan,   :)    , ini bukan peribahasa, tetapi kita harus kembali beli payung kalo ternyata dah rusak, he3x. Saat musim pancaroba ini, kadang bisa terjadi fenomena angin lesus atau puting beliung.

Ciri – ciri dari Angin Lesus Atau Puting Beliung adalah :

  1. Kejadiannya singkat, antara 3 hingga 10 menit, setelah itu diikuti angin kencang yang kecepatannya berangsur melemah.
  2. Kecepatan angin lesus adalah 45 hingga 90 km/jam.
  3. Terjadi di tempat dengan radius jangkuan 5 hingga 10 km.
  4. Terjadi di musim pancaroba dan sebagian kecil di musim hujan, saat hujan di siang atau sore hari.
  5. Terjadi antara jam 13 hingga 17.

Tanda – tanda yang mendahului :

  1. Sehari sebelumnya udara pada malam dan pagi terasa panas, sumuk, pengap.
  2. Sekitar jam 10 pagi terlihat awan cumulus (awan berlapis-lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang memiliki batas tepi sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.
  3. Selanjutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi hitam gelap.
  4. Jika ranting pohon bergoyang, maka hujan dan angin kencang akan datang.
  5. Terasa ada sentuhan udara dingin di sekitar tempat kita berdiri.
  6. Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan yang tiba-tiba deras, apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari lingkungan kita berdiri.
  7. Terdengar sambaran petir yang cukup keras, yang merupakan pertanda hujan lebat dan angin kencang akan terjadi.
  8. Pada musim penghujan, jika 1 hingga 3 hari berturut-turut tidak ada hujan, kemungkinan hujan deras yang pertama kali turun akan diikuti oleh angin kencang baik yang termasuk dalam kategori puting beliung atau angin kencang yang memiliki kecepatan lebih rendah.

Video tentang Astronomi

Ini adalah video tentang astronomi, semoga berguna

Yang menjadi Inti perbedaan adalah tentang terlihatnya bulan sabit tipis disaat matahari terbenam di tanggal 29 atau 30 kalender islam. Kalender islam didasarkan pada peredaran bulan. Tanggal 1 dalam kalender islam ditandai dengan terlihatnya bulan sabit tipis yang terlihat di dekat ufuk barat, sesaat setelah matahari terbenam. Pergantian hari dalam kalender islam ialah saat matahari terbenam. Jumlah hari dalam 1 bulan kalender islam adalah berselang-seling 29 hari atau 30 hari.Bulan sabit tipis akan terlihat jika telah terjadi konjungsi, yaitu bulan terletak dalam satu garis lurus dengan bumi dan matahari. Saat terjadinya konjungsi dapat dihitung dengan tepat menggunakan ilmu astronomi.

Muhammadiyah berpendapat cukup dengan menghitung saat terjadi nya konjungsi untuk menentukan tanggal 1 kalender islam, jika konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam maka telah menjadi tanggal 1 setelah saat magrib tersebut. Jika konjungsi terjadi setelah matahari terbenam maka tanggal 1 dimulai saat matahari terbenam berikutnya di esok hari. Pendapat pihak ini sama sekali tidak memperhitungkan tinggi bulan saat matahari terbenam sebagai syarat terlihatnya bulan sabit tipis, padahal bulan sabit tipis hanya akan terlihat jika konjungsi minimal terjadi 8 jam atau lebih sebelum matahari terbenam. sehingga bulan memiliki ketinggian diatas ufuk sekitar 2 derajad atau lebih saat matahari terbenam. Tetapi pendapat ini juga memiliki keunggulan bahwa tanggal 1 kalender islam bisa ditentukan secara lebih pasti dan penentuannya bisa untuk jangka yang panjang ke depan.

NU (Nahdhatul Ulama) berpendapat untuk menentukan tanggal 1 kalender islam harus dengan melihat langsung dengan mata manusia bulan sabit tipis yang terlihat di sekitar ufuk saat matahari terbenam setelah terjadi konjungsi. Melihat dengan mata manusia bisa dibantu dengan alat-alat mekanik dan elektronik modern misalnya teropong, teodolit, teleskop, kamera digital dan sejenisnya. Terdapat beberapa permasalahan yaitu terkadang pengamat melihat benda langit lain yang mirip dengan bulan sabit, misalnya di saat matahari terbenam terkadang planet merkurius juga terlihat di langit barat, yang oleh pengamat bisa di salah artikan sebagai bulan sabit tipis, masalah yang lain yaitu halangan penglihatan untuk melihat bulan sabit yaitu langit yang tertutup awan, atau gangguan atmosfer lainnya (gumma) sehingga bulan sabit tidak terlihat oleh pengamat. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan perhitungan ilmu astronomis, sehingga sebelum melihat langsung dengan mata, seorang pengamat telah memiliki data hasil perhitungan yang memberi informasi letak kedudukan, arah dan posisi bulan sabit tipis tersebut, dan perhitungan ilmu astronomis ini telah digunakan di kalangan NU. Tetapi pendapat ini juga memiliki kelemahan karena tanggal 1 kalender islam tidak bisa ditentukan secara jangka panjang dan tidak pasti, harus dilihat langsung tiap awal bulan kalender islam.

Pemerintah telah menawarkan solusi, melalui Departemen Agama, yaitu dengan mengambil jalan tenggah, yaitu dengan kriteria terlihat nya bulan sabit tipis (kriteria visibilitas hilal), Jadi ditentukan suatu angka kesepakatan bahwa bulan sabit tipis pasti akan terlihat jika telah memenuhi syarat yaitu tinggi bulan sabit tipis dari ufuk saat matahari terbenam adalah minimal 2 derajad. Dengan solusi ini pendapat masing-masing pihak bisa dikompromikan, tetapi diperlukan kesadaran dari tiap pihak untuk menyadarinya, bahwa kesatuan umat islam lebih penting dan ukhuwah islamiyah harus selalu kita jaga. Dan Juga terbuka kesempatan untuk kembali mendiskusikan tentang kriteria terlihatnya bulan sabit tersebut, berapa minimal tinggi bulan yang dipersyaratkan sehingga bulan sabit terlihat. Diskusi ini dengan melibatkan para ahli ilmu astronomi dan kalangan ahli agama. Sehingga didapat suatu kriteria yang tepat dan benar.

Di masa kecil saya, tiap menunggu lebaran pasti saya deg-deg an, karena akan dibelikan baju baru oleh ortu saya dan pergi bareng sholat id. Tetapi sekarang kita juga deg-deg an menunggu lebaran, karena ada nya perbedaan hari merayakan idul fitri diantara teman2 dan saudara di sekitar kita.

Mengapa berbeda?, seharusnya kita di dalam satu negara indonesia merayakan lebaran bersama. Di negara lain di dunia juga di Arab Saudi, semua rakyat dan ahli boleh berpendapat tentang kapan merayakan idul fitri, tetapi keputusan akhir ditentukan oleh pemerintah, dan semua rakyat akan sukarela untuk patuh dan mengikuti keputusan pemerintah tentang waktu idul fitri. Bahkan ada negara yang menerapkan aturan dengan keras, bagi rakyat yang berbeda dalam waktu merayakan idul fitri dikenakan hukuman berupa denda uang atau penjara.

Kemudian apa yang terjadi dengan Indonesia, apakah karena demokrasi yang terlalu longgar, justru tidak membuat suatu keselarasan dan keharmonisan, atau karena ada penafsiran masing-masing pihak sehingga menghasilkan egoisme.

Insya allah di masa depan kita umat islam di indonesia bisa lebih bersatu dan lebih sejahtera dunia akhirat, amin.

Lebaran Jumat atau Sabtu ?

“Lebaran sebentar lagi, hari yang dinanti-nanti, makan ketupat dibelah empat, alhamdulilah nikmat.” He3x, itu syair lagu anak-anak, yang menceritakan bahwa lebaran adalah hari yang istimewa. Sayangnya, anak-anak nggak bisa nyanyi bareng dalam 1 hari yang sama…. Abis, bapak ibunya pada bingung mau lebaran kapan…”. Di Indonesia beberapa kali terjadi perbedaan pendapat dalam menentukan tanggal 1 syawal sebagai hari raya idul fitri.Hal ini terjadi karena perbedaan pemahaman dan keyakinan mengenai hilal. Hilal adalah bulan sabit tipis yang terlihat di langit sesaat setelah matahari terbenam. Hilal akan terlihat setelah terjadi ijtimak (konjungsi) yaitu saat bulan terletak di antara matahari dan bumi dalam satu garis lurus.Menurut pendapat pihak pertama (digunakan oleh NU), hilal harus dilihat dengan mata manusia (Rukyat), jika hilal tidak terlihat maka jumlah hari dalam sebulan ditetapkan menjadi 30 hari. Pada Kalender Islam jumlah hari dalam sebulan adalah 29 atau 30 hari.

Menurut pendapat pihak kedua (digunakan oleh Muhammadiyah), hilal tidak harus dilihat dengan mata, tetapi bisa ditentukan dengan perhitungan ilmu pengetahuan (Hisab).

Di tahun tertentu kedua pendapat yang berbeda ini bisa menentukan hari lebaran yang sama persis, ini terjadi karena berdasarkan perhitungan, ijtimak terjadi pada waktu yang cukup lama (lebih dari 10 jam) sebelum matahari terbenam, sehingga hilal cukup jelas untuk terlihat dengan mata manusia. Dan akan ada perbedaan lebaran jika ijtimak terjadi sebelum matahari tenggelam dalam waktu yang sangat berdekatan.

Ada beberapa gagasan untuk membuat kesepakatan dalam menentukan awal kalender islam yang berhubungan dengan ibadah.

Salah satu nya yaitu Lanjut Baca »

Kapan Lebaran Anda Tahun 2007 ?, Jumat, 12 Oktober 2007 atau Sabtu, 13 Oktober 2007. Tahun ini 2007 kembali terjadi perbedaan pendapat dalam penentuan tanggal 1 Syawal yang merupakan hari raya Idul Fitri bagi kita Umat Muslim.Lebaran merupakan hari yang penting dalam ibadah dan budaya serta tradisi bagi kita umat muslim di Indonesia. Perbedaan pendapat ini terjadi karena terjadi beda pemahaman dan keyakinan tentang dasar penentuan tanggal 1 dalam kalender islam.

IJTIMAK atau konjungsi adalah saat dimana benda langit Bulan terletak diantara Bumi dan Matahari dalam satu garis lurus, peristiwa ini menandai awal tanggal 1 dalam kalender islam.Setelah ijtimak saat matahari tenggelam di sore hari, Bulan Sabit tipis akan terlihat oleh manusia. Pergantian tanggal dalam kalender Islam adalah saat matahari tenggelam.

Ada 2 pendapat di Indonesia :
Pendapat Pertama : Tanggal 1 kalender Islam ditandai oleh Bulan Sabit Tipis, yang harus dilihat dengan mata. (Metode Rukyat, digunakan oleh NU)
Pendapat Kedua : Tanggal 1 kalender Islam ditandai oleh terjadinya Ijtimak, tanpa perlu melihat Bulan Sabit tipis. (Metode Hisab, digunakan oleh Muhammadiyah)

PENENTUAN AWAL LEBARAN TAHUN 2007, 1 SYAWAL 1428 Hijriah.

Saat Ijtimak : Kamis, 11 Oktober 2007, Jam 12 : 01 WIB.

Pendapat ke-1 : Tinggi bulan saat matahari tenggelam +0,5 derajad, terletak di atas ufuk, tidak terlihat, karena tinggi bulan yang sangat kecil. Sehingga esok hari Jumat, 12 Oktober 2007 belum tanggal 1 Syawal 1428, jumlah hari dalam bulan ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.

Pendapat ke-2 :. Ijtimak terjadi sebelum matahari tenggelam, sehingga esok hari Jumat, 12 Oktober 2007 adalah tanggal 1 Syawal 1428.

Terjadi perbedaan pendapat, tentang tanggal 1 Syawal 1428 H
Pendapat ke-1 : 1 Syawal 1428 adalah Sabtu, 13 Oktober 2007.
Pendapat ke-2 : 1 Syawal 1428 adalah Jumat, 12 Oktober 2007

Semoga di masa mendatang terdapat solusi untuk hal ini, sehingga kita umat islam di indonesia bisa berlebaran dengan bersama-sama.
Tahun ini meskipun kita tidak bersamaan dalam berlebaran, tetapi kita tetap saling menghargai dan tetap saling menghormati, insya allah, amin. :)

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »