Feeds:
Pos
Komentar

Jalur darat jalan raya dari yogya ke banyuwangi di masa mudik juli 2015 ini masih terdapat macet di beberapa lokasi. Yang disebabkan oleh hal yang sepele. Seharusnya mudah untuk di buat lancar.1. Kendaraan dengan kecepatan lambat seharusnya ada di jalur kiri. 2. Penunjuk arah jalan yang lebih jelas, jalur alternatif diberi keterangan yg lebih jelas, sehingga pemudik bisa memilih lewat jalur utama atau alternatif. 3. Menindak dengan tilang bagi pengemudi yang menyerobot jalur antrian di sekitar lintasan kereta api. 4. Aspal di lintasan kereta api diperbaiki, agar kendaraan tidak tersendat di sekitar lintasan kereta api. 5. Lampu pengatur lalu lintas agar diatur khusus disaat masa mudik, sesuai arus kendaraan yang lebih ramai diset lampu hijau lebih lama dibanding arah yang lebih sepi kendaraan nya. 6. Penertiban peminta sumbangan di pinggir dan tengah jalan yang menghambat kelancaran kendaraan. 7. Penempatan petugas di perempatan atau pertigaan yang ramai untuk mengatur arus kendaraan. 8. Posko lebaran yang terlalu dekat bahu jalan yang jusru menghambat arus kendaraan. 9. Semoga tahun depan arus mudik lebaran lebih lancar.

Berikut Ini Peta/Denah Lokasi beberapa Kantor Kelurahan di Kota Yogyakarta

Sumber Data dari Kantor Penanggulangan Kebakaran, Bencana dan Perlindungan Masyarakat.

1. Kantor Kelurahan BUMIJO , Kecamatan JETIS

 

2. Kantor Kelurahan KOTABARU, Kecamatan GONDOKUSUMAN

 

3. Kantor Kelurahan SURYODININGRATAN , kecamatan MANTRIJERON

Berikut ini contoh corak Batik Tulis, Asli Wukirsari, Imogiri, Corak Gaya Yogyakarta.

CORAK “SEMEN ROMO”

(Corak Untuk Pria digunakan pengantin pria)

 

CORAK “CENDERAWASIH”

 

CORAK “SIDOLUHUR”

(Hidup selalu berbudi luhur, digunakan pria dan wanita pengantin)

 

CORAK “TRUNTUM GRODA 1”

(Simbol Cinta yang bersemi Kembali,motif berbentuk bintang di langit hitam)

 

CORAK “TRUNTUM GRODA 2”

(Simbol Cinta yang bersemi kembali)

BMKG DI INTERNET

BMKG menyampaikan informasinya melalui media internet.

Berikut ini adalah website BMKG pusat yaitu :

http://www.bmkg.go.id

Stasiun Geofisika Yogyakarta memiliki website yaitu :

www.bmkgyogya.net

dan berikut adalah websitu UPT BMKG di daerah :

1 www.meteomaritimtanjungpriok.net Stasiun maritim tanjung priok, jakarta
3 www.staklimpondokbetung.net Stasiun klimatologi pondok betung, tangerang
4 www.staklimkarangploso.net Stasiun klimatologi karangploso, malang, jawa timur
5 www.staklimnegara.net Stasiun klimatologi negare, bali
6 www.staklimsampali.net Stasiun klimatologi sampali, medan
8 www.cuacajateng.com Stasiun meteorologi  ahmad yani, semarang
10 www.klimatologibanjarbaru.com Stasiun klimatologi banjarbaru, kalimantan selatan
11 www.bmkgjateng.com Stasiun klimatologi semarang, jawa tenggah
12 www.bmgmaritimperak.com Stasiun maritim tanjung perak, surabaya
13 www.maritimlampung.com Stasiun maritim lampung
14 www.bmgbali.com Bmkg wilayah 3 denpasar
15 www.cuacaperak.info Stasiun meteorologi perak synoptik, surabaya
16 www.meteojuanda.info Stasiun meteorologi bandara juanda, surabaya
17 www.geofisikamanado.blogspot.com Stasiun geofisika manado, sulut
18 www.stageofwaingapu.blogspot.com Stasiun geofisika waingapu, ntt
19 www.stamartlb.blogspot.com Stasiun maritim teluk bayur, padang
20 www.gawkototabang.wordpress.com Stasiun atmospher koto tabang, padang

Indonesia terletak di wilayah tropis, sehingga secara umum, khususnya pulau jawa memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Cuaca di Indonesia terasa nyaman untuk manusia, sinar matahari sepanjang tahun bersinar, dan tidak terjadi cuaca yang sangat ekstrim seperti di daerah sub tropis, misalnya di eropa dan amerika.

Cuaca ekstrim di Indonesia berupa angin kencang, petir, curah hujan tinggi yang sesaat, umumnya terjadi di saat pancaroba, atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau dan sebaliknya. Salah satu nya diakibatkan oleh adanya intensitas pemanasan matahari yang tinggi, sehingga banyak penguapan dan terbentuk awan konvektif yaitu awan Cumulusnimbus (Cb) yang berbentuk hitam bergumpal.

Di Indonesia TIDAK AKAN PERNAH ada Badai Atau Siklon atau Tornado, karena badai sesuai sifat fisisnya akan selalu bergerak menjauh dari daerah katulistiwa, karena efek gaya Coriolis perputaran bumi. 

wind3000

 

 

 

 

 

 

Saat ini 8 Oktober 2009 di Belahan Bumi Utara di Laut Cina Selatan dekat Philipina terdapat Badai Tropis “Parma”, yang berpengaruh ke indonesia hanya berupa dampak kecil berupa konsentrasi kumpulan awan. Badai ini tidak akan pernah melanda indonesia kita hanya terkena dampak kecil yaitu terjadi peningkatan curah hujan.

Indonesia Rawan Gempa Bumi Tektonik, karena terletak di dekat pertemuan lempeng tektonik. Salah satu pertemuan lempeng tektonik yaitu di laut di selatan pulau Jawa. Lempeng tektonik ini saling dorong mendorong secara terus menerus akibat adanya tenaga dari inti bumi yang panas. Jika batuan tidak kuat menahan energi yang terjadi terus menerus tersebut, maka batuan tersebut akan patah dan terlepas energi getaran yang terasa oleh manusia sebagai gempa bumi.

Karena peristiwa pelepasan energi ini terjadi secara tiba-tiba, maka gempa bumi TIDAK BISA DIRAMAL, jadi jangan percaya jika ada isu yang mengatakan tanggal sekian jam sekian akan terjadi gempa bumi, itu pasti bohong.

Yang bisa dilakukan adalah merekam gelombang getaran gempa dengan alat Seismograf, kemudian gelombang tadi dianalisa, sehingga bisa ditentukan pusat sumber gempa, kekuatan magnitudo gempa, dan jika pusat sumber gempa tersebut terletak di laut, bisa di analisa potensi terjadi nya tsunami, jika berpotensi tsunami maka akan diberikan peringatan dini kepada masyarakat di pantai untuk menjauh dari pantai.

BMKG telah berhasil, maksimal dalam waktu 5 menit setelah terjadi gempa, informasi gempa dan potensi tsunami sudah dapat diterima oleh masyarakat melalaui berbagai media. Anda juga bisa mendapatkan informasi otomatis dari BMKG ini, dengan software yang bisa di download di https://tonyaguswijaya.wordpress.com/2009/05/01/software-info-gempa-dan-warning-tsunami-bmkg

Gempa bumi tektonik tidak bisa dihentikan atau dicegah, Gempa bumi tidak membunuh secara langsung, Korban adalah akibat tertimpa bangunan yang rusak, maka langkah untuk menghadapi gempa adalah dengan membuat rumah yang memenuhi syarat bangunan tahan gempa dan kita mengetahui apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa.

Saat terjadi gempa, maka hal yang paling aman adalah mencari tempat terbuka yang terdekat. Kunci Utama nya adalah tidak boleh Panik, di gedung tinggi, dengan berebut di tangga untuk keluar, justru lebih berbahaya, jika kita berada di gedung yang berlantai tinggi atau kita tidak mungkin untuk lari keluar dari rumah, maka lindungi tubuh kita dari reruntuhan bangunan dengan berlindung di meja yang kokoh atau di tempat lain yang tidak tertimpa reruntuhan secara langsung, dan respon ini perlu dilatih secara periodik, Jadi kapanpun gempa bumi terjadi kita sudah siap.

Mari mengenal dan akrab bersama Gempa.

Materi yang Lain bisa dibaca di :

https://tonyaguswijaya.wordpress.com/2007/09/25/isu-ramalan-gempa-bumi-yang-bikin-heboh

satu

Rabu, 17 Mei 2009 di Aula Badan Lingkungan Hidup Propinsi DIY, diselenggarakan Seminar tentang Perubahan Iklim dan Upaya Mitigasinya, Terdapat 4 Narasumber, yang Pertama Ibu Harnowati, Kepala BLH Prop. DIY menyampaikan presentasi tentang Kualitas Udara di Yogyakarta, yang Kedua saya sendiri menyampaikan presentasi tentang Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencananya, yang ketiga dari Dinas Pariwisata Kota Yogya menyampaikan presentasi tentang Gerakan Sego Segawe (Sepeda Kanggo Sekolah lan Megawe) sebagai aksi nyata menggurangi Pemanasan Global, dan yang terakhir dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM menyampaikan tentang Dampak Transportasi terhadap Pemanasan Global. Acara Sangat menarik diikuti diskusi panel dan tanya jawab.

dua

 

 

 

 

 

 

 

 

.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.